Pelatihan & Pendidikan di Sekolah Pilot Di sekolah pilot siap digembleng dengan pendidikan semi militer serta akan latihan dengan simulator atau pesawat latih.
 

Surat Izin yang Harus Dimiliki oleh Seorang Pilot

Pilot merupakan salah satu profesi yang cukup banyak para peminatnya. Menjadi seorang pilot memiliki banyak keuntungan yang didapat. Adapun keuntungan menjadi pilot adalah mendapatkan gaji tinggi, memperluas wawasan, mendapat peluang jalan-jalan gratis, dan lain sebagainya. Meskipun menjadi pilot memiliki banyak keuntungan yang didapat, tapi tidak serta merta selalu untung. Mengapa? Karena menjadi seorang pilot merupakan profesi yang cukup berbahaya. Pilot memiliki tanggung jawab besar atas keselamatan semua orang yang ada di dalam pesawat. Dengan memiliki tanggung jawab yang besar, tentunya menjadi seorang pilot bukan hal yang mudah.

Menjadi seorang pilot sediri sama halnya dengan Anda mengendarai mobil dan motor, yaitu harus memiliki surat izin. Jika Anda mengendarai mobil dan motor harus memiliki SIM, maka menjadi seorang pilot harus memiliki surat izin juga. Jika mengendarai mobil dan motor tidak memiliki SIM, mungkin saja Anda masih bisa untuk membawanya. Namun, menjadi seorang pilot bekerja tanpa memiliki surat izin, maka dirinya tidak akan bisa bekerja menjadi seorang pilot.

Untuk menjadi seorang pilot dan mendapatkan surat izin/lisensi, tentunya langkah awal yang harus dilakukan yaitu masuk sekolah pilot terlebih dahulu. Untuk mendapatkan berbagai macam lisensi tergantung dari kemampuan dan jam terbang yang dimiliki. Adapun lisensi yang harus dimiliki oleh seorang pilot seperti PPL, CPL, dan ATPL. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai surat izin/lisensi seorang pilot, berikut ini:

PPL

PPL (Private Pilot License) merupakan lisensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang pilot. Pemegang lisensi PPL diperbolehkan membawa pesawat untuk kepentingan sendiri dan tidak diperbolehkan membawa penumpang. Nah, untuk mendapatkan lisensi atau surat izin PPL ini sendiri Anda harus bisa mencapai 60 jam terbang, ini hanya berlalu di negara Indonesia.Meskipun Anda telah memiliki lisensi dasar PPL bukan berarti Anda bisa menerbangkan pesawat sembarangan. Hal ini dikarenakan pilot yang memegang lisensi PPL hanya boleh menerbangakan pesawat ketika siang hari saja sedangkan pada malam hari tidak diperbolehkan. Selain itu, pilot yang memegang lisensi PPL tidak untuk dibayar.

CPL

Adapun surat izin kedua yang harus dimiliki oleh seorang pilot yang ingin mendapatkan bayaran atau tidak, maka dirinya harus punya lisensi CPL (Commercial Pilot License) terlebih dahulu. Syarat untuk mendapatkan lisensi CPL Anda harus memiliki jam terbang di atas 60. Untuk mendapatkan lisensi ini Anda harus memiliki 200 jam terbang. Pilot dengan memegang lisensi CPL dapat bekerja dengan dibayar seperti pilot dimaskapai penerbangan. Namun, pilot yang memiliki lisensi CPL tidak diperbolehkan menerbangan pesawat dengan jarak jauh, tapi boleh terbang pada malam hari.

ATPL

Surat izin yang harus dimiliki oleh seorang pilot selanjutnya adalah ATPL. Lisensi ATPL (Airline Transport Pilot License) merupakan surat izin yang diberikan pada pilot yang bekerja di airlines dan telah memiliki jam terbang terjadwal. Untuk mendapatkan lisensi ini seorang pilot harus memiliki jam terbang sebanyak 1500 jam terbang. Seorang pilot yang memegang lisensi ATPL diperbolehkan menerbangan pesawat dengan kru dan penumpang. Bagi Anda yang ingin menjadi pilot dengan mendapatkan bayaran dan bekerja di ariline, maka Anda harus memiliki lisensi ATPL terlebih dahulu.

Menjadi seorang pilot profesional bukan hal yang mudah karena ada banyak tahapan yang dilalui. Baik dari segi surat izin/lisensi, kesehatan, dan kemampuan. Nah, semoga artikel di atas bermanfaat buat Anda semua yang bercita-cita menjadi pilot.

Tanya Jawab seputar Bahasa Inggris bagi Pilot

Tidak ada yang menolak jika dianugerahkan profesi sekelas pilot. Bukan begitu? Pertama, prestisius di mata masyarakat karena penghasilannya yang tinggi. Kedua, negara-negara di dunia seperti tiada batas. Ketiga, dapat jatah tiket perjalanan untuk pribadi dan keluarga per tahun. Sayangnya, jadi pilot itu tidak ada yang gratis dan tidak juga murah. Selain harus berkorban waktu, harus pula berkorban dana yang jumlahnya tidak sedikit untuk mendapatkan pendidikan di sekolah penerbangan. Untuk sekolah penerbangan swasta besarnya rata-rata IDR 600 juta Rupiah.

Di samping itu juga harus memiliki kondisi fisik yang ideal (dengan tinggi minimal 170 cm untuk pria dan 165 cm untuk wanita) dan kesehatan yang oke (tidak menjadi pecandu narkoba, pengguna minuman keras, dan terbebas dari penyakit). Kemampuan bahasa Inggris juga penting dimiliki untuk menjadi pilot. Seberapa pentingnya bahasa Inggris bagi pilot? Bagaimana cara efektif belajar bahasa Inggris untuk jadi pilot? Mari kita bahas lebih lanjut di bawah ini!

Seberapa pentingnya bahasa Inggris bagi pilot?

Kemampuan dalam matematika dan fisika memang penting, tapi jauh lebih penting jika pilot mampu dalam bahasa Inggris. Bahkan bisa dibilang suatu keharusan seorang pilot bisa bahasa Inggris. Berikut beberapa alasannya:

  • Buku panduan penerbangan di sekolah pilot menggunakan bahasa Inggris. Buku panduan penerbangan di sekolah pilot hampir semuanya diterbitkan oleh penerbit luar negeri yang pastinya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Kalau tidak bisa bahasa Inggris, bagaimana bisa memahami maksud dari buku panduan penerbangan tersebut.
  • Instrumen di kokpit pesawat pun menggunakan bahasa Inggris. Instrumen-instrumen di kokpit pesawat seperti Air Speed Indicator (untuk mengetahui kecepatan pesawat relatif), Altimeter (untuk mengetahui ketinggian pesawat), Artificial Horizon (untuk mengetahui posisi pesawat saat terbang), Magnetic Compass (untuk menunjukkan arah terbang pesawat), dll semuanya menggunakan bahasa Inggris.
  • Komunikasi pilot dengan ATC (Air Traffic Controller) juga wajib menggunakan bahasa Inggris. Seorang pilot harus terus melakukan komunikasi dengan pihak ATC. Tujuannya untuk mencapai keselamatan penerbangan. ATC bakal memberikan arahan saat akan melakukan penerbangan, bilamana terjadi masalah di udara, atau landing.

Bagaimana cara efektif belajar bahasa Inggris untuk jadi pilot?

Atas dasar inilah ketika masuk ke sekolah penerbangan (syarat dasar yang harus dipenuhi untuk menjadi pilot) harus punya kemampuan bahasa Inggris selain harus punya tubuh yang ideal, kondisi kesehatan yang prima, serta modal yang cukup. Apakah ini berarti yang tidak bisa bahasa Inggris tidak bisa masuk ke sekolah penerbangan dan menjadi pilot? Jawabannya tidak. Mereka dengan kemampuan bahasa Inggris masih bisa masuk ke sekolah penerbangan untuk jadi pilot. Dengan catatan, mereka harus terlebih dahulu menyukai bahasa Inggris selanjutnya mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Kalau sudah bisa, baru mendaftar di sekolah penerbangan. Adakah cara efektif untuk belajar bahasa Inggris?

  • Setiap harinya, kosakata antara 5 sampai dengan 10 harus hafal. Semakin banyak kosakata yang dihafal, akan semakin mudah untuk berkomunikasi bahasa Inggris.
  • Pahami grammar bahasa Inggris. Penyusunan kalimat dalam bahasa Inggris tidak boleh asal-asalan, sudah ada aturan dalam penyusunannya atau disebut grammar. Bentuk grammar bahasa Inggris yakni present tense, present continuous tense, simple present tense, pas tense, & past continuous tense. Kalau dalam bahasa Indonesia, grammar sendiri disebut dengan SPOK (Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan).
  • Perbanyak mendengarkan lagu atau menonton film bahasa Inggris. Semakin sering mendengakan lagi atau menonton film bahasa Inggris, diharapkan agar lebih memahami bagaimana cara pengucapan kosakata bahasa Inggris dengan benar.

4 Hal yang Harus Menjadi Acuan dalam Memilih Sekolah Pilot

Sekolah pilot merupakan salah satu sekolah yang menjadi incaran para anak muda yang ingin menjadi seorang pilot. Dimana untuk menjadi pilot, syarat utama seseorang yaitu harus lulusan sekolah pilot terlebih dahulu. Adapun syarat masuk sekolah pilot diantaranya harus memiliki tinggi badan minimal 160 cm, Lulusan SMA/sederajat, berusia 17 tahun, dan bisa berbahasa Inggris. Jika Anda memutuskan untuk masuk sekolah pilot negeri tentunya Anda harus jurusan IPA.

Apakah Anda tertarikmasuk sekolah pilot? Jika Anda tertarik masuk sekolah pilot, maka Anda harus pilih-pilih sekolah pilot terlebih dahulu. Ini dikarenakan sekolah pilot tidak semuanya sama, bisa saja sekolah pilihan Anda tidak sesuai dengan yang diharapakan. Jika ini terjadi, tentunya Anda akan merasa kecewa. Untuk meminimalisir rasa kecewa salah pilih sekolah pilot, maka berikut ada 4 hal yang harus menjadi acuan Anda dalam memilih sekolah pilot.

Akreditasi sekolah

Yang harus menjadi acuan Anda dalam memilih sekolah pilot atau penerbang adalah akreditasi sekolah. Dimana akreditasi menjadi hal penting di dalam sekolah. Jika sekolah memiliki akreditasi yang baik, tentunya sekolah telah memiliki reputasi yang baik dimata banyak orang. Oleh karena itu, pastikan telebih dahulu sekolah pilot yang akan Anda pilih merupakan sekolah yang telah memiliki akreditasi. Untuk mengetahui apakah sekolah telah memiliki akreditasi bagus atau tidak, Anda bisa mencari informasi langsung dengan datang ke sekolah atau mencari tahu dari internet. Pilih sekolah pilot berpengalaman dan telah terakreditasi, sekolah pilot yang seperti ini bukan tidak mungkin mampu mencetak pilot-pilot yang berkualitas.

Keberadaan bandara

Kedua yang harus menjadi acuan Anda dalam memilih sekolah pilot tentang keberadaan bandara. Bandara di sekolah pilot sangat penting dikarenakan untuk menjadi seorang pilot harus maksimal dalam melakukan latihan dan harus sesuai dengan jam terbang yang telah ditentukan. Jika Anda ingin memilih sekolah pilot, maka keberadaan bandara menjadi acuan penting dalam memilih. Jika sekolah tidak memiliki bandara sendiri, ada baiknya untuk dipertimbangan. Bandara menjadi penunjang agar Anda bisa lulus tepat waktu.

Kuantitas pesawat

Yang menjadi acuan dalam memilih sekolah pilot yang ketiga adalahkuantitas pesawat. Pastikan sekolah memiliki jumlah pesawat sesuai dengan jumlah siswa.Ini untuk membuat Anda latihan lebih maksimat dan membuat Anda lulus tepat waktu. Setidanya sekolah harus menyediakan 1 pesawat untuk 5 orang siswa. Misalnya, sekolah menerima siswa 30 orang, maka sekolah harus menyedikan pesawat latihan lebih kurang 6 pesawat. Pastikan sekolah pilot yang akan jadi pilihan Anda telah memadai atau sesuai dengan banyaknya jumlah siswa pilot. Pastikan juga jumlah pesawat yang ada bisa berfungsi dengan baik.

Lisensi yang ada

lisensi sangat penting untuk Anda miliki nantinya ketika Anda selesai dari sekolah pilot. Hal ini dikarenakan untuk menjadi seorang pilot, syaratnya Anda harus memiliki lisensi terlebih dahulu. Adapun lisensi-lisensi yang dimiliki sekolah pilot biasanya terdiri dari SPL, PPL, CPL, IR, dan MER. Setiap lisensi yang ada ini memiliki tingkatan yang berbeda-beda semakin lengkap Anda memiliki lisensi, maka semakin cepat untuk bisa bergabung di maskapai penerbangan. Oleh karena itu, masalah lisensi ini harus menjadi acuan Anda dalam memilih sekolah pilot. Anda harus mencari tahu apakah lisensi yang ada di sekolah pilot itu lengkap atau tidak.

Keempat acuan di atas bisa Anda gunakan untuk memilih sekolah pilot berkualitas. Jika Anda masih merasa bingung menentukan sekolah pilot yang tepat, banyak-banyaklah mencari informasi mengenai sekolah pilot.

Keuntungan Memiliki Lisensi MER bagi Seorang Pilot

Menjadi seorang pilot bukan hal yang mudah karena harus menempuh berbagai rintangan terlebih dahulu. Baik itu rintangan ketika masuk sekolah dan juga ringan ketika mendaftar di maskapi penerbangan. Meskipun Anda memutuskan untuk menjadi seorang pilot yang bekerja di dalam maupun di luar negeri, tentunya ringan yang akan dihadapai tidak begitu beda jauh. Menjadi seorang pilot harus memiliki surat izin terlebih dahulu. Adapun surat izin yang harus dimiliki oleh seorang pilot seperti PPL, CPL, ATPL, dan juga MER. Surat izin yang harus dimiliki oleh seorang pilot pertama kali adalah lisensi PPL (Private Pilot License). Seorang pilot yang memiliki surat izin ini merupakan seorang pilot yang bisa menerbangan pesat pribadi dalam arti tidak memiliki penumpang. Sedangkan seorang pilot yang memiliki surat izin CPL (Commercial Pilot License) merupan seorang pilot yang diperbolehkan membawa pesawat comersial. Yang artinya diperbolehkan untuk membawa penumpang. Sedangkan surat izin ATPL (Airline Trasport Pilot License), merupakan surat izin yang diberikan oleh pilot yang bekerja di Airline yang sudah terjadwal. Selain 3 lisensi yang disebutkan tadi, masih ada 1 lisensi lagi yang harus dimiliki oleh pilot, yaitu lisensi MER. Lisensi MER (Multi-Egine Rating) adalah lisensi terbang yang dipegang oleh pilot yang membwa pesawat dengan mesin ganda.

Pilot yang memiliki lisensi tambahan seperti MER ini bukan hanya digunakan sebagia seorang pilot yang membawa peswat dengan mesin ganda. Namun, seorang pilot yang memiliki lisensi MER memiliki banyak keuntungan yang didapatkannya. Adapun keuntungan dari seorang pilot yang memiliki lisensi MER adalah berikut ini:

Mempermudah mendapat pekerjaan

Kuntungan pertama bagi seorang pilot yang memiliki lisensi MER adalah mempermudah dirinya untuk mendapatkan pekerjaan. Mengapa? Karena seorang pilot yang memegang lisensi MER memiliki surat izin untuk membawa pesawat dengan mesin ganda. Tidak hanya itu saja, pilot yang memegang lisensi MER memiliki kecepatan terbang lebih banyak dibadingkan dengan pesawat lain. Dengan banyaknya keuntungan yang dimiliki dengan memiliki lisensi MER, maka lebih akan membuat Anda lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Apalagi bagi seorang yang belum memiliki lisensi MER diharuskan memilikinya.

Mendapatkan posisi kerja lebih baik

Banyak orang yang bercita-cita masuk sekolah pilot ingin menjadi pilot. Namun, perlu Anda ketahui masuk sekolah pilot tidak harus membuat Anda menjadi seorang pilot saja. Masih banyak pekerjaan yang berkaitan dengan pilot yang bisa dilakukan oleh Anda. Dengan memiliki lisesi MER, maka tidak harus membuat Anda fokus untuk menjadi pilot. Dengan modal lisensi MER, Anda lebih mudah untuk mendapatkan posisi kerja yang lebih baik. Anda bisa menjadi seorang instruktur di sekolah pilot. Hal ini dikarenakan menjadi seorang instruktur, harus memiliki lisensi MER terlebih dahulu salah satu lisensi penting.

Mendaptakan gaji lebih besar

Salah satu yang menyebakan orang tertarik untuk menjadi seorang pilot dikarenakan gaji. Gaji menjadi seorang pilot cukup besar. Semakin tinggi keduduan menjadi seorang pilot, maka semakin tinggi gaji yang didapatkan. Salah satu cara untuk mendapatkan gaji yang tinggi tentunya dengan memiliki lisensi. Dengan Anda memegang lisensi MER, tentunya kedudukan Anda sudah cukup tinggi. Dengan Anda memiliki lisensi MER, maka keuntungan yang didapatkan adalah Anda akan mendapatkan gaji lebih besar sesuai dengan kedudukan kerja Anda.

Lisensi MER(Multi-Egine Rating) merupakan lisensi pelengkap untuk lisensi PPL, CPL, dan ATPL. Meskipun digunakan sebagai lisensi pelengkap, tapi keuntungan yang akan didapatkan oleh Anda. Adapun keuntungannya seperti disebutkan di atas.

MEDEX: Tes yang Wajib Diikuti jika Ingin Masuk Sekolah Penerbangan

Sulitnya mencari pekerjaan untuk tamatan SMA saat ini menuntut kamu untuk lanjut mengenyam pendidikan tinggi, apalagi jika kondisi orang tua mendukung. Pendidikan tinggi yang kamu miliki bisa dijadikan bekal untuk hidup yang lebih baik di masa depan. Mengingat permintaan penerbang di Indonesia yang masih belum bisa terpenuhi oleh sekolah-sekolah penerbangan, tidak ada salahnya jika kamu mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah penerbangan. Sebab, kamu berpotensi langsung bisa menggeluti dunia kerja usai lulus pendidikan. Bagaimana, merasa tergiring untuk memilih sekolah penerbangan? Masuk sekolah penerbangan tidak sama seperti masuk sekolah umum.

Ada banyak tes yang harus kamu ikuti yakni tes MEDEX atau tes kesehatan untuk calon penerbang selain tes kemampuan akademik (matematika & fisika), tes kemampuan terbang (dengan pesawat latih dipandu oleh instruktur penerbangan atau simulator), tes psikotes di Lakespra, dsb. Tes MEDEX ini bukan dilakukan di atau diadakan oleh sekolah penerbangan yang bakal dituju melainkan dilakukan di Balai Kesehatan Penerbang (HATPEN) yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Biaya untuk melakukan tes MEDEX ini sekitar 1.9 jutaan (akan ada biaya tambahan jika kamu recheck).

Tes apa saja yang bakal diikuti?

Kesehatan yang oke, salah satu modal utama untuk menjadi penerbang. Makanya, calon siswa sekolah penerbang harus mengikuti tes MEDEX untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya, oke atau tidak. Jika tidak, sekolah penerbangan bakal mengeliminasinya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama mengikuti pendidikan & pelatihan semi militer. Di samping itu, jika dipaksakan diterima, calon siswa bakal sulit mencari kerja pasca lulus karena pihak airline pun menuntut pilotnya memiliki kondisi kesehatan yang baik. Adapun beberapa tes yang bakal diikuti sebagai berikut:

  • Tes audiometri, untuk mengecek pendengaran apakah masih normal atau tidak.
  • Cek gigi, untuk memastikan gigi calon penerbang tidak bolong mengingat gigi berlubang akan menjadi sumber nyeri yang diakibatkan oleh tekanan udara di atas (pada ketinggian tertentu) yang lebih rendah dibanding didarat.
  • Cek mata, untuk memastikan mata tidak rabun dan buta warna. Namun, calon siswa dengan mata minus maksimal 3 dan silinder 1 umumnya masih punya harapan. Untuk buta warna, tidak ada harapan lagi jadi siswa di sekolah penerbangan.
  • Tes jantung (ECG), untuk mengecek apakah jantung dalam kondisi yang sehat. Dalam tes ini, calon siswa bakal dipasangi elektroda kemudian disuruh berbaring lebih kurang 15 menit. Ritme atau detak jantung bisa dilihat melalui komputer yang bersambungan dengan elektroda yang dipasang. Pengecekan juga bisa dilakukan dengan berlari di atas treadmill.
  • Cek fisik, untuk mengetahui kondisi fisik calon siswa apakah pernah mengalami patah tulang, mengidap penyakit skoliosis, atau lain sebagainya. Kalau patah tulangnya sudah lama & tidak menganggu, masih ada peluang. Untuk skoliosis yang masih derajat ringan (kurang dari 20 derajat) juga masih punya peluang lolos tes.

Adakah kiat khusus untuk bisa lolos?

Cita-cita ingin menjadi pilot, tapi nyatanya ketika tes MEDEX tidak lolos, tentu akan sangat menyedihkan bukan? Fatalnya, kondisi ini dapat memicu stres hingga depresi. Oleh karenanya, ketika kamu tidak memiliki 3 penyakit jantung, epilepsi, dan buta warna, kamu masih punya peluang untuk bisa masuk sekolah penerbangan. Berikut ini kiat-kiat agar bisa lolos tes MEDEX:

  • Kalau punya gigi berlubang sebaiknya tambah terlebih dahulu. Bagaimana kalau ompong? Kamu bisa pasang gigi palsu. Apakah tidak masalah? Tidak bermasalah.
  • Kalau kamu punya mata rabun, sebaiknya lakukan operasi LASIK sebelumnya. Sekedar informasi bahwa operasi LASIK dapat memakan biaya hingga 15 juta per satu mata.
  • Kalau punya skoliosis ringan, kamu bisa lakukan terapi chiropractic tapi pastikan klinik chiropractic yang dipilih memiliki izin yang legal dan chiropractic yang punya pendidikan khusus di bidang chiropractic, punya pengalaman, sekaligus punya track record yang bagus.

Untuk konsultasi, silakan kunjungi http://www.sekolahpenerbangan.id/.

Bergabung di Sekolah Pilot Asing Lebih Menjanjikan, Benarkah?

Saat ini gaji pilot sangat menarik perhatian masyarakat luas. Mereka yang baru bekerja di maskapai penerbangan saja jasanya dibayar sekitar 15 hingga 20 juta rupiah perbulan. Gaji tersebut bisa saja lebih tinggi dari perkiraan bila mana maskapai penerbangan tempat bekerja merupakan airline top di dunia. Bahkan bukan tidak mungkin penghasilan juga bisa mencapai 70 juta rupiah bila sudah menjabat sebagai seorang kapten pilot. Hal menarik inilah yang membuat banyak orang terpikat untuk menjadi seorang pilot sehingga persaingan masuk sekolah pilot pun semakin ketat.

Berbicara tentang sekolah pilot, dari banyak sekolah yang ada baik itu di dalam maupun luar negeri, banyak orang menganggap bahwa sekolah pilot luar negeri lebih menjanjikan. Sama halnya dengan sekolah tinggi lainnya, seperti ilmu kedokteran, hukum, MBA, bisnis & manajemen, arsitektur & pembangungan, teknologi informasi, teknik, dan lain sebagainya. Anggapan ini bisa saja dianggap benar karena selain memiliki banyak pengalaman secara global, kuliah di luar negeri juga memiliki berbagai alasan sebagai berikut:

Durasi pendidikannya cukup singkat

Durasi pendidikan berkaitan erat dengan adanya fasilitas yang tersedia di sekolah pilot. Memang tidak semua sekolah pilot luar negeri memiliki fasilitas pesawat memadai, tapi sebagian besar mereka menyediakan fasilitas yang lengkap, mulai dari simulator (ruangan depan pesawat atau kokpit) yakni sebagai alat untuk mewujudkan penerbangan yang sebenarnya, sampai pada penyediaan pesawat dan bandara latih yang sangat memadai. Dengan adanya fasilitas tersebut, para cadet bisa memperoleh jam terbang secara maksimal, tidak perlu menunggu antrian lama untuk mendapat giliran menerbangkan pesawat. Pada umumnya jumlah pesawat memiliki rasio perbandingan dengan para cadet sehingga jam terbang yang diraih bisa diatur dengan baik. Perlu diketahui bahwa, jam terbang merupakan salah satu hal terpenting dalam sebuah pendidikan pilot, sebab melalui jam terbang yang maksimal para cadet bisa memperoleh lisensi yang lebih tinggi.

Kemampuan lebih terlatih

Belajar di luar negeri selain memiliki banyak pengalaman juga mendapat kemampuan yang lebih tinggi. Hal ini sangat berhubungan dengan instruktur dan fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Instruktur yang berpengalaman dan juga fasilitas yang memadai dangat menunjang program latihan belajar para cadet sehingga ilmu yang dipelajari dapat diterapkan dengan baik. Dapat dikatakan bahwa sistem belajar yang dilakukan dengan praktik terhitung 75 persen. Artinya, setelah materi diberikan, para siswa dilatih secara maksimal untuk melaksanakan apa yang telah dipelajari. Oleh karena itulah, pendidikan sekolah pilot di luar negeri dikatakan lebih menjanjikan tidak lain dan tidak bukan adalah kemampuan yang didapat lebih terlatih dari program belajar yang teratur.

Peluang kerja relatif besar

Peluang kerja dalam dunia penerbangan umumnya terbuka lebar, apalagi bagi para cadet yang sudah mengantongi jam terbang tinggi. Bahkan mereka yang lulusan dari luar negeri selain berkemungkinan untuk melamar pekerjaan di maskapai asing juga berkesempatan untuk diterima bekerja di airline lokal. Di samping itu, dengan pendidikan yang singkat hal ini juga memberikan kesempatan untuk meraih peluang kerja lebih cepat. Berbeda halnya bila durasi pendidikan cukup lama, setiap sekolah pilot pasti mengeluarkan ratusan cadet secara bersamaan dan tentu masalah ini bisa membuat kelebihan pasokan pilot. Ingat, peluang kerja yang tadinya terbuka lebar bisa saja penuh karena sudah banyak cadet yang melamar. Artinya, bisa saja menganggur sementara bila waktu yang digunakan pilot dalam melamar pekerjaan tidak mendukung.

Meski sekolah pilot luar negeri sangat menjanjikan, tapi bukan berarti sekolah penerbangan lokal tidak mendukung. Hanya saja perlu ketelitian yang penuh dalam memilih sekolah yang tepat agar bisa mengikuti pendidikan dengan maksimal. Misal sekolah pilot yang dipilih dengan ciri antara lain kredibilitas sekolahnya bagus, fasilitasnya mendukung, instrukturnya banyak, dan lain sebagainya.